Scroll untuk membaca artikel
Minggu, 25 Desember 2022 | 20:51 WIB

Pondok Pesantren di Banjarmasin Roboh Diterjang Angin Kencang

Mode
Pondok Pesantren di Banjarmasin Roboh Diterjang Angin Kencang
Bangunan Ponpes Nurus Sholehin Banjarmasin di Jalan Keramat Basirih Dalam ambruk. ([KanalKalimantan.com])

Sebuah bangunan dua lantai milik Pondok Pesantren (Ponpes) Nurus Sholehin Banjarmasin, Jalan Keramat Basirih Dalam, RT 026/RW.002, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan ambruk diterpa angin kencang, Minggu (25/12/2022) sekitar pukul 16.05 Wita.

Sebanyak 12 ruang belajar Ponpes tersebut porak-poranda. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam musibah ini, walaupun bangunan Ponpes nyaris rata dengan tanah dan tersisa atap bangunannya saja.

Ambruknya bangunan Ponpes terjadi saat cuaca hujan deras disertai angin kencang di wilayah tersebut. Pengasuh Pondok Pesantren Nurus Sholehin, Ustadz Tajri mengatakan, bangunan yang ambruk adalah bangunan 2 lantai yang biasa dipakai para santri sebagai ruang kelas belajar mengajar.

“Ada 12 ruang kelas, 6 ruang di lantai bawah dan 6 kelas di lantai atas,” katanya, melansir dari KanalKalimantan.com--Jaringan Suara.com.

Baca Juga:Sejarah Perebutan Tahta Keraton Solo, Berlangsung Sejak Pakubuwono XII Mangkat 2004

Ia berharap, ke depannya agar ada perhatian dari jajaran pemerintah dan para dermawan untuk bisa membangun kembali Ponpes ini. Tujuannya, agar para santri bisa kembali belajar.

Sementara itu, angin kencang juga menerjang dua ruang kelas MTs Al Mawahib di Jalan Sungai Andai No 121, RT 02, Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin. Dua kelas yakni kelas 8 dan kelas 9 ambruk.

Dua Rumah di Sungai Andai Ambruk.

Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Banjarmasin, Minggu petang, juga menyebabkan 2 rumah kayu roboh di Komplek Herlina Perkasa Jeruk Purut 9 RT 71, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Meski tidak ada warga yang menjadi korban, tapi, bangunan kontrakan semi permanen itu, hampir rata dengan tanah. Bagian atap rumah juga menimpa dua mobil parkir di bawahnya.

Baca Juga:Jordi Amat Bangga Debut Bersama Timnas Indonesia, Terharu dengan Dukungan Suporter

Ardian (59), warga di sekitar lokasi kejadian mengatakan, rumah ambruk terjadi sekitar pukul 15.20 Wita, saat angin sedang kencang-kencangnya.

“Saya lihat langsung, pas kebetulan sedang memindahkan jemuran di depan rumah,” ujarnya.

Awalnya, kata Ardian, rumah kontrakan yang roboh pertama milik H Dayat. Rumah bertingkat itu kemudian menimpa rumah di sebelah kiri yang ditinggali Ernawati.

Berita Terkait

Tag

terpopuler

Unik

Terkini

Loading...
Load More
Ikuti Kami

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda