Pelaku Pembakaran Gereja Toraja Ditembak Polisi

Polisi harus mengambil tindakan tegas terhadap Jampang

Cipung
Kamis, 11 Mei 2023 | 16:53 WIB
Pelaku Pembakaran Gereja Toraja Ditembak Polisi
Ilustrasi senjata api diamankan polisi

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan, polisi harus mengambil tindakan tegas terhadap Jampang. Karena salah satu anggota polisi yang hendak mengamankan pria berusia 23 tahun itu mengalami luka sabetan badik di tangannya. 

Diketahui, Jampang telah lama diintai oleh petugas gabungan dari Unit Intelkam dan Unit Reskrim Polsek Panakkukang, Kota Makassar.

Jampang yang terpantau petugas berada di bilangan Jalan Adiyaksa, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Sabtu (6/5/2023), itu pun kemudian dibuntuti.

"Pada saat dilakukan penangkapan yang bersangkutan (Jampang) melakukan perlawanan dengan menggunakan badik di tangannya. Anggota juga terdapat luka pada bagian tangan sehingga karena sudah mengancam jiwa anggota sendiri akhirnya melakukan tindakan tegas," kata Ngajib pada Rabu (10/5/2023).

Baca Juga:GBK Dipakai Konser, Jurnalis Argentina Sebut Timnas Indonesia vs Argentina Tetap di Jakarta

Tembakan peringatan pun dilayangkan oleh petugas, namun Jampang tidak menghiraukan dan malah melakukan perlawanan guna mencoba untuk melarikan diri."Dengan prosedur malakukan tembakan peringatan dan tetap melakukan penyerangan sehingga dilakukan penembakan dan mengenai pada badan bagian punggung sebelah kanan," jelas Ngajib.

Setelah diberi timah panas dibagian perut, Jampang rupanya tetap ingin kabur. Jampang juga disebut sempat berusaha kabur menggunakan sepeda motor.

"Setelah itu pelaku juga masih melarikan diri bahkan dibantu oleh rekannya sampai berboncengan tiga orang. Kemudian lari, setelah lari kemudian dikejar oleh anggota ternyata masih bisa dilakukan penangkapan dan saat itu juga terjadi perlawanan dan masih menggunakan badik kemudian dilakukan tindakan tegas dengan menembak mengenai kaki bagian kanan," tegas Ngajib.

Disitu Jampang pun kabur ke dalam lorong yang merupakan tempat tinggalnya guna meminta bantuan. Disitulah warga mulai berdatangan sehingga pihak keluarga sempat merekam aksi itu hingga menjadi viral di berbagai platform Media Sosial (Medsos).

"Setelah itu baru lari ke rumah, itupun masih bisa lari ke rumah seperti yang ada di video kemudian bertemu lah dengan keluarganya. Kemudian anggota polisi yang menangani melakukan pertolongan pertama dengan langsung dibawa ke rumah sakit," jelas perwira polisi berpangkat tiga bunga melati itu.

Baca Juga:Bantah Terima Uang Dari Rafael Alun, Grace Taher Anak Pendiri Mayapada Grup Beri Isyarat Geleng-Geleng Kepala

Pembakar Gereja Toraja

Ngajib menegaskan, Jampang ini memang lah penjahat kelas kakap yang kerap meresahkan masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Terbukti dengan Jampang mengantongi 6 Laporan Polisi (LP) dalam kasus tindak pidana pencurian disertai kekerasan.

"Pelaku ini (Jampang) pertama adalah residivis. Pelaku merupakan salah satu pelaku pembakaran gereja Toraja, sudah divonis. Dan dia juga masih ada laporan yaitu curat dan curas. Kebanyakan dilakukan di wilayah panakkukang," bebernya.

Ngajib juga memastikan dalam proses penangkapan Jampang anggota juga sudah dilengkapi surat perintah dan sesuai prosedur. 

"Surat penangkapan ada dilengkapi dengan surat perintah tugas dari Kapolsek. Itu operasi dari gabungan Reskrim dan Intel," katanya.

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

Politainment

Terkini

Tampilkan lebih banyak